Pemberdayaan Perempuan dalam Pertunjukan Wayang Kulit: Upaya Penyetaraan Gender oleh Dalang Perempuan

  • Ramonita L
  • Setiawan J
  • Sukandar R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
83Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Profesi dalang dalam pertunjukan wayang kulit sangatlah krusial. Para dalang adalah sutradara, penulis skenario, narator, musisi, bahkan tak jarang juga sebagai penyanyi. Preferensi publik dan liputan media untuk dalang perempuan sayangnya kurang sehingga memengaruhi eksistensi mereka bila dibandingkan dengan dalang pria. Asumsi negatif, seperti wayang perempuan kurang menarik dan perempuan semestinya tidak boleh menjadi dalang, juga berkontribusi terhadap masalah yang mereka hadapi. Penelitian ini mencoba untuk menyoroti kiprah dalang perempuan untuk memberdayakan diri sehingga punya kesempatan untuk lebih berkembang, memakai Three-Dimensional Model of Women Empowerment yang ditawarkan oleh Huis et al.. Metode kualitatif dengan rancangan etnografi kritis dipilih untuk penelitian ini, dengan narasumber 4 dalang perempuan dan 2 dalang pria yang berasal dari Solo dan Jogjakarta. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa dalang perempuan masih banyak mengalami kesulitan terutama dalam teknik pertunjukan. Selain itu, mereka juga perlu berkolaborasi dengan komunitas wayang agar dapat ikut maju dan eksis. Lebih jauh, variasi pertunjukan dan narasi cerita yang khas juga menjadi faktor yang menentukan untuk membedakan mereka dengan dalang pria. Temuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas pada situasi dalam industri wayang Indonesia, dengan implikasi pada kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ramonita, L., Setiawan, J. H., Sukandar, R., & Aruman, E. (2023). Pemberdayaan Perempuan dalam Pertunjukan Wayang Kulit: Upaya Penyetaraan Gender oleh Dalang Perempuan. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(01), 45–58. https://doi.org/10.46937/21202344712

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free