Abstract
Kinetika release bertujuan untuk menyediakan dosis untuk pencapaian konsentrasi obat yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kinetika release mikrokapsul oleoresin jahe berdasarkan perubahan konsentrasi kitosan dan volume agen crosslink dan menentukan koefisien difusi oleoresin jahe merah melalui dinding mikrokapsul. mikrokapsul oleoresin jahe merah dipreparasi dari campuran oleoresin jahe merah dalam larutan kitosan dan diaduk untuk membentuk emulsi. seteleh itu ditambahkan ke minyak jagung dan diaduk kembali untuk membentuk emulsi kedua. Glutaraldehyde saturated toluene diteteskan sedikit demi sedikit setelah selesai ditambahkan 25% larutan glutaraldehida dan tetap diaduk selama 2 jam. mikrokapsul oleoresin jahe merah dipisahkan dan dicuci dengan petroleoum eter dan heksan, kemudian dikeringkan dalam oven. Mikrokapsul di masukkan dalam medium release yaitu simulated intestinal fluid tanpa enzim kemudian sampel dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-vis untuk mengetahui absorbansinya. Nilai koefisien relasi (R2) tertinggi didapat dari model kinetika release Korsmeyer-Peppas yaitu R2 = 0.73-0.85 dengan nilai n = 0.39-0.41. Berdasarkan nilai n tersebut mekanisme release dari mikrokapsul oleoresin jahe merah adalah secara Fickian. Koefisien difusi yang dihasilkan yaitu 2.807 x 10-13- 3.675 x 10-13 cm2/detik
Cite
CITATION STYLE
Jayanudin, J., Fahrurrozi, Moh., Wirawan, S. K., & Rochmadi, R. (2019). Kinetika Release Mikrokapsul Oleoresin Jahe Merah Dalam Medium Stimulated Intestinal Fluid (SIF): Pengaruh Konsentrasi Kitosan dan Volume Cross-linker. Eksergi, 16(2), 47. https://doi.org/10.31315/e.v16i2.3088
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.