Abstract
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia masih tergolong cukup tinggi, sehingga pengendalian vektor nyamuk penyebab DBD seperti Aedes albopictus sangat diperlukan. Penggunaan repellent (penolak nyamuk) yang berasal dari bahan alam dapat menjadi solusi untuk menurunkan kasus DBD salah satunya menggunakan buah ketumbar (Coriandrum sativum L.). Buah ketumbar memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang dapat menyebabkan kematian pada nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikannya dalam sediaan lotion kemudian dilakukan evaluasi sehingga dapat diketahui konsentrasi sediaan lotion yang baik. Jenis penelitian ini adalah eksperimental di Laboratorium dengan membuat 4 formula yang terdiri dari F0 sebagai basis lotion, F1 dengan konsentrasi ekstrak buah ketumbar sebesar 60%, F2 65%, dan F3 70%. Pengujian dilakukan selama 28 hari terhadap stabilitas fisik sediaan lotion ekstrak buah ketumbar, pengujian tersebut meliputi organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan tipe emulsi. Berdasarkan hasil evaluai stabilitas terhadap sediaan lotion, formulasi sediaan lotion ekstrak buah ketumbar menghasilkan sediaan yang baik setelah penyimpanan selama 28 hari pada suhu ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula dengan konsentrasi ekstrak 70% (formula 3) merupakan formula yang paling baik jika dibandingkan dengan formula yang lainnya, hal tersebut karena memenuhi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, dan uji tipe emulsi, tetapi untuk pengujian daya sebar belum memenuhi standar daya sebar dari sediaan lotion, sehingga belum diperoleh formula yang memenuhi syarat standar dari sediaan lotion secara sempurna. Kata Kunci : Aedes albopictus, buah ketumbar, Demam Berdarah Dengue (DBD,) lotion, repellent. Ucapan terima kasih: Abstract Cases of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in Indonesia are still quite high, so the control of mosquito vectors that cause DHF such as Aedes albopictus is very necessary. The use of repellents (mosquito repellent) derived from natural ingredients can be a solution to reduce dengue cases, one of which is using coriander (Coriandrum sativum L.). Coriander contains secondary metabolites that can cause death in mosquitoes. This study aims to formulate it in lotion preparations and then evaluate it so that it can be seen that the concentration of the lotion preparation is good. This type of research is experimental in the laboratory by making 4 formulas consisting of F0 as a lotion base, F1 with a concentration of 60% coriander extract, F2 65%, and F3 70%. The test was carried out for 28 days on the physical stability of the coriander extract lotion.
Cite
CITATION STYLE
Amalia, T. (2021). FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN LOTION EKSTRAK KETUMBAR (Coriandrum sativum L.) SEBAGAI ANTI NYAMUK Aedes albopictus. Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi, 11(1), 66. https://doi.org/10.30591/pjif.v11i1.2767
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.