Hadis Menuntut Ilmu Bagi Wanita sebagai Refleksi Kesetaraan Gender dalam Kajian Hukum Islam

  • Wakia N
  • Ahmad L
  • Sakka A
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menuntut ilmu memberikan peluang bagi wanita untuk berbagi pengetahuan dan pemahaman tentang agama serta kearifan sosial. Hal ini dapat meningkatkan keimanan, mendukung kemajuan sosial, berkontribusi dalam berbagai bidang yang bermanfaat bagi umat, dan menjadikan wanita sebagai teladan penting bagi generasi penerus. Secara spesifik, artikel ini membahas kedudukan dan kewajiban menuntut ilmu bagi wanita berdasarkan hadis Rasulullah saw., refleksi wanita dalam menuntut ilmu, serta perannya dalam kehidupan sosial menurut pandangan Rasulullah saw. Artikel ini disusun menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka, dengan sumber utama berupa literatur yang relevan dengan fokus penelitian. Pendekatan tematik digunakan untuk memahami hadis mengenai kewajiban menuntut ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan bagi wanita dalam Islam merupakan kewajiban yang setara dengan pria, berlandaskan ajaran agama yang menempatkan ilmu sebagai fondasi keimanan dan ketakwaan. Nabi Muhammad saw. menekankan pentingnya ilmu bagi setiap Muslim tanpa memandang gender, menjadikannya sarana utama untuk pemahaman agama dan peningkatan peran sosial.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wakia, N., Ahmad, L. O. I., & Sakka, A. R. (2024). Hadis Menuntut Ilmu Bagi Wanita sebagai Refleksi Kesetaraan Gender dalam Kajian Hukum Islam. Jurnal Al-Qadau: Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam, 11(2), 152–165. https://doi.org/10.24252/al-qadau.v11i2.52516

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free