Transformasi metode pembelajaran melalui pendampingan Active Learning bagi guru MTsN 3 Magetan

  • Prayitno B
  • Widoretno S
  • Sugiharto B
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Active Learning merupakan pendekatan  pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses belajar-mengajar, mempromosikan pemahaman yang mendalam, dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam kelas. MTsN 3 Magetan, menghadapi tantangan dalam pembelajaran yang berpusat pada siswa, menerapkan pelatihan dan pendampingan active learning untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan kreativitas guru. Pelatihan ini, diikuti oleh 44 guru dari Maret hingga Oktober 2023, menggunakan metode blended learning dan meliputi aspek-aspek seperti teori active learning, literasi, dan numerasi. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru. Pre-test menunjukkan rata-rata pemahaman sebesar 65%, meningkat menjadi 87% pada post-test. Pendekatan active learning ini mendorong siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, meningkatkan keterampilan analitis dan kritis mereka, sementara guru menjadi lebih efektif dalam merancang dan mengelola aktivitas pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif. Pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan efektivitas pembelajaran di MTsN 3 Magetan, dengan meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa serta kreativitas guru dalam merancang pembelajaran interaktif.Active Learning is an educational approach that encourages students to actively participate in the learning-teaching process, promoting deep understanding and increasing student engagement in the classroom. Facing challenges in student-centered learning, MTsN 3 Magetan implemented training and mentoring in active learning to enhance student engagement and teacher creativity. This training, attended by 44 teachers from March to October 2023, employed blended learning methods and covered aspects such as active learning theory, literacy, and numeracy. Evaluations through pre-tests and post-tests demonstrated significant improvements in teachers’ understanding and skills. The pre-test showed an average understanding of 65%, which increased to 87% in the post-test. This active learning approach encouraged students to actively engage in the learning process, enhancing their analytical and critical skills, while teachers became more effective in designing and managing actively involved learning activities. The training contributed to improved learning effectiveness at MTsN 3 Magetan by increasing student motivation and participation, as well as teacher creativity in designing interactive learning experiences.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prayitno, B. A., Widoretno, S., Sugiharto, B., Prabowo, C. A., & Dwiastuti, S. (2023). Transformasi metode pembelajaran melalui pendampingan Active Learning bagi guru MTsN 3 Magetan. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(2), 206–215. https://doi.org/10.29408/ab.v4i2.23911

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free