Abstract
Peternak kambing merupakan salah satu jenis pekerjaan yang mayoritas dilakukan oleh penduduk Banyuwangi. Nilai ekonomi beternak kambing cukup tinggi. Namun perkembangannya dalam merawat ternak sudah mengalami kesulitan dikeranakan biaya pakan yang tinggi serta keterbatasan rumput atu daun yang berkurang. Dampak ini mengakibatkan supply pakan ke hewan ternak berkurang dengan dampak tersebut peternak harus mengalokasikan waktu untuk mencari makan ternak (ramban/ruminasia) dengan mengambil tanaman hijau, sehingga sangat tidak efisien bagi masyarakat masa kini. Untuk mengatasi ketergantungan pakan dari ramban maka harus ada inovasi baru untu menggantikan pakan wajib (ramban) dengan pakan alternatif. Dalam tahapan kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dari tahap awal yaitu tim pengabdian merancang alat pencacah janggel jagung, pada tahap kedua tim pengabdi mengadakan sosialisasi pemanfaatan limbah janggel jagung sebagai bahan dasar pakan ternak dengan cara silase, tahap selanjutnya pelatihan pengoperasian serta perawatan alat pencacah janggel jagung yang dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pakan ternak dan pada tahap terakhir tim pengabdian mengadakan monitoring secara berkala untuk memastikan mitra dapat memakai alat pencacah janggel jagung serta dapat membuat pakan ternak secara baik. Manfaat kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan jumlah produksi pakan ternak sehingga dapat memenuhi pakan anggota kelompok peternak tersebut. Selain itu dalam satu proses pembuatan dapat memenuhi pakan ternak beberapa hari kedepan.
Cite
CITATION STYLE
Fiveriati, A., Usfah, A. U., & Rohman, A. R. (2022). PEMANFAATAN MESIN PENCACAH JANGGEL JAGUNG SEBAGAI CAMPURAN NUTRISI PAKAN TERNAK KAMBING RUMINANSIA DI KELURAHAN SUMBEREJO. Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 102–106. https://doi.org/10.26740/abdi.v8i1.14818
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.