Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode reduksi kadmium dengan menggunakan spektronik 20 D+ yang dilaksanakan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar efektif untuk menentukan kadar nitrat (NO3-) dalam air sumur di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Efektifitas metode reduksi kadmium di Laboratorium Kimia FMIPA UNM menggunakan parameter kecermatan, keseksamaan, spesifikasi, linieritas, batas deteksi dan batas kuantifikasi. Hasil uji efektifitas memberikan hasil yang baik dengan persen perolehan kembali antara 92,4-98,9% dan RSD (standar deviasi relatif) <5%, linieritas (R2= 0,9905), batas deteksi 0,019 mg/L dan batas kuantifikasi 0,065 mg/L. Kadar nitrat sampel air dari sepuluh air sumur adalah antara 0,027±0,002 mg/L sampai 0,767±0,076 mg/L dan tidak melebihi dari batas yang ditentukan oleh Dep. Kes. R.I. yaitu 20 mg/L. Kata kunci: Nitrat, metode reduksi kadmium, Spektronik 20 D+, dan Efektifitas, presisi.
Cite
CITATION STYLE
Juliarti, J., Faika, S., & Sulfikar, S. (2021). Efektifitas penggunaan Spektronik 20 D+ pada penentuan kadar nitrat air sumur menggunakan metode reduksi kadmium. Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia Dan Pendidikan Kimia, 22(2), 78. https://doi.org/10.35580/chemica.v22i2.26700
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.