NILAI ISLAM DALAM TRADISI HAUL MASYARAKAT MUSLIM DESA GUBUGSARI

  • Icha Arzeti Pratiwi
  • Nabila Meidiana
  • Muhammad Rifqi Hawari
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tradisi haul di desa Gubugsari adalah ritual tahunan untuk memperingati wafatnya tokoh terhormat seperti ulama atau kiai. Selain sebagai bentuk penghormatan, haul juga berfungsi untuk mempererat silaturahmi, memperkuat identitas keagamaan, dan melestarikan nilai-nilai Islam dalam budaya lokal. Di desa Gubugsari, haul dilaksanakan untuk menghormati mbah Abdul Wahab, seorang tokoh yang dihormati oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai dari tradisi haul, khususnya dalam konteks tradisi haul cengklian dan ndangdoan di desa Candimulyo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Gubusari , baik yang bergabung dalam kepanitiaan maupun yang berkecimpung pada acara tradisi haul Hasil penelitian ini menujukkan bahwa tradisi haul memiliki bentuk dari serangkaian isi acara haul, yaitu amalan-amalan yang dilakukan saat ziarah sebagai media tradisi tersebut. Manfaat dari nilai-nilai keagamaan yaitu meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Cite

CITATION STYLE

APA

Icha Arzeti Pratiwi, Nabila Meidiana, & Muhammad Rifqi Hawari. (2024). NILAI ISLAM DALAM TRADISI HAUL MASYARAKAT MUSLIM DESA GUBUGSARI. AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 4(02), 33–40. https://doi.org/10.57210/38dj1c51

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free