Abstract
Perkembangan industri 4.0 yang tak dapat dibendung menjadikan metode pembelajaran berbasis digital menjadi tuntutan baru dalam dunia pendidikan. Melalui media pembelajaran digital yang bervariatif dan menarik diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah Pelayanan Publik. Metode v-learning sebagai salah satu solusi bagi pengajar atau dosen dalam melakukan perkuliahan secara virtual atau dengan kata lain perkuliahan tidak harus dilakukan secara konvensional di ruang kelas.Dalam penelitian pengembangan v-learning Matakuliah Pelayanan Publik menggunakan metode penelitian ADDIE. Metode penelitian tersebut dengan mengedepankan 5 (lima) tahapan, yang meliputi: Analyze (analisis), Design (desain), Develop (pengembangan), Implement (pelaksanaan), dan Evaluate (evaluasi). Dengan menggunakan metode tersebut, maka langkah-langkah penelitian yang akan diambil oleh peneliti adalah (1) Merancang Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang berisi rancangan kegiatan dan perkuliahan v-learning yang akan diberikan kepada mahasiswa; (2) Peneliti membuat v-learning untuk perkuliahan; dan (3) Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan akhirnya disusunlah laporan penelitian ini serta tersusunnya laporan penelitian. Data yang telah dihasilkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel, grafik, dan pemaparan data yang dikolaborasikan dengan konsep maupun penelitian terdahulu.
Cite
CITATION STYLE
Lestari, Y., Prastyawan, A., Utami, D. A., Noviyanti, N., & Gamaputra, G. (2020). PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH PELAYANAN PUBLIK MELALUI MOTODE VIRTUAL LEARNING. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 8(2), 103. https://doi.org/10.24269/dpp.v8i2.2510
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.