Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pertimbangan pemilihan metode erection girder, metode yang efektif untuk pelaksanaan erection girder, faktor yang mempengaruhi proses pelaksanaan erection girder, dan membandingkan metode pelaksanaan erection girder menggunakan crawler crane dan launcher girder. Pertama dilakukan pengumpulan data baik primer maupun sekunder, kemudian dilakukan analisis rencana metode crawler crane dan launcher girder. Pada masing masing metode dilakukan analisis kebutuhan material dan alat, waktu, biaya dan mutu pekerjaan. Selanjutnya hasil dari analisis tersebut digunakan untuk menentukan metode yang paling tepat. Berdasarkananalisis yeng telah dilakukan maka dapat disimpulkan faktor yang menjadi pertimbangan digunakannya metode erection girder diantaranya kondisi lapangan, letak lokasi, keadaancuaca, sumber daya manusia, spesifikasi alat dan mobilisasi peralatan. Perbedaan mendasar metode crawler crane dan launcher girder adalah cara peletakan balok girder pada titik tumpuan. Metode crawler crane memiliki waktu pengerjaan relatif lebih cepat jika dibandingkan dengan metode launcher girder, karena mobilisasi alat dilakukan dalam kondisi terpisah, sedangkan metode launcher girder memiliki keuntungan dari segi biaya,kepresisian alat, dan cara operasi. Dari perhitungan analisis didapat hasil metode yang efektif untuk pekerjaan erection girder pada underpass sta : 99 + 910 proyek jalan tol trans sumatera menggunakan crawler crane.
Cite
CITATION STYLE
Umar, A. R., & Ranap Tua Naibaho, P. (2022). Proyek Pembangunan Jembatan Rumah Susun Padat Karya “Pengamatan Pelaksanaan Pekerjaan Plat pada Jembatan Rumah Susun Padat Karya.” NUCLEUS, 3(1), 76–84. https://doi.org/10.37010/nuc.v3i1.791
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.