Konservasi, Digitalisasi, dan Penyuluhan Naskah Kuno di Surau Manggopoh Kabupaten Agam

  • Taufiqurrahman T
  • Hidayat A
N/ACitations
Citations of this article
71Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Setelah  gempa  di Sumatera Barat 30 September 2009 banyak  koleksi  naskah menjadi rusak, bahkan masih ada masyarakat hanya ingin menyimpan naskah di rumah mereka. Sebagai warisan, dinamika naskah-naskah Islam berada dalam peradaban teks (hadhârah al-nash) selanjutnya diwariskan ke generasi sekarang, yang memuat informasi kehidupan manusia masa lalu. Sebagai sumber informasi berusia ratusan tahun, warisan yang terkandung di dalamnya menyimpan sebuah kearifan lokal, pesan leluhur, untuk menata kehidupan sekarang dan masa depan pokok-pokok pemikiran dalam berbagai disiplin ilmu. Pengabdian ini menggunanakan metode eksplorasi, identivikasi, digitalisasi, dan ceramah, tujuannya adalah membantu pewaris dalam merawat naskah, menumbuhkan kesadaran masyarakat pewaris naskah pentingnya merawat, teknik dan cara-cara melindungi naskah, dan memperpanjang usia naskah melalui proses alih media dalam format digitalisasi. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini ada dua belas naskah dikonservasi dan diidentivikasi judul dan ringkasan isinya, dibuat dalam bentuk digital, selanjutnya disimpan di dalam lemari yang layak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Taufiqurrahman, T., & Hidayat, A. T. (2022). Konservasi, Digitalisasi, dan Penyuluhan Naskah Kuno di Surau Manggopoh Kabupaten Agam. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 157. https://doi.org/10.30651/aks.v6i1.5377

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free