Daya Terima Permen Jeli pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RSUD Kabupaten Sidoarjo

  • Ummi I
  • Astutik D
  • Safitri R
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, menyatakan bahwa Penyakit Ginjal Kronik (PGK) meningkat dari 20 % menjadi 38 % di tahun 2018. Pasien PGK berisiko mengalami gangguan nutrisi. Rendahnya asupan makanan mengakibatkan penurunan gizi pada penderita PGK. Inovasi produk pangan baru dalam upaya meningkatkan asupan energi pasien harus dilakukan untuk membantu pemenuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima permen jeli pada pasien penyakit ginjal kronis di RSUD Kabupaten Sidoarjo. Tahap formulasi permen jeli termasuk eksperimental murni. Tahap uji daya terima termasuk eksperimental semu. Uji daya terima dilakukan dengan memberikan dua produk yaitu produk jeli pada kelompok perlakuan dan sirup gula pada kelompok kontrol. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat perbedaan yang signifikan terkait kesukaan responden berdasarkan rasa (P=0,000), warna (P=0,001), dan konsistensi (P=0,000). Hasil uji daya terima didapatkan 21 orang (87,5%) lebih memilih permen jeli dibanding sirup gula. Kesimpulannya, permen jeli dapat diterima oleh pasien PGK sebagai snack untuk membantu memenuhi kebutuhan energi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ummi, I. I., Astutik, D. P., & Safitri, R. W. (2021). Daya Terima Permen Jeli pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RSUD Kabupaten Sidoarjo. CAKRAWALA, 15(2), 163–173. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v15i2.356

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free