GERAKAN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER ORGANISASI NAHDLATUL WATHAN: KONSEP DAN PRAKSIS

  • Suparman
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kajian  Pendidikan  Islam mencakup  berbagai  topik  yang  meliputi pemikiran, institusi, aktivitas, kebijakan, sampai pada ragam teori dan praktik atau dimensi  konsepsi  dan  aplikasi.  Mengingat  bahwa  pendidikan  Islam  telah berlangsung  sejak  era  Rasulullah  SAW. serta  banyaknya  karya  tulis  ulama’  klasik dan  eksistensi  institusi  yang  eksis  hingga  saat  ini,  maka  substansi  pendidikan Islam  telah  layak  menjadi  sebuah  kajian  tersendiri,  bahkan  memiliki  teori  dan konsep tersendiri pula. Maksudnya, ruang lingkup, konstruksi teoritis, dan aplikasi pendidikan  Islam  dengan  terminologi  lain,  memenuhi  syarat  untuk  membangun sebuah disiplin ilmu. Nahdlatul Wathan sebagai organisasi kemasyarakatan Islam telah memberikan andil kepada agama, nusa dan bangsa, dalam  bidang pendidikan  dan  perannya membantu pemerintah mencerdaskan bangsa. Kebutuhan serta hajat masyarakat yang semakin besar dalam bidang pendidikan, tampaknya merupakan salah satu pendorong bagi Nahdlatul Wathan untuk berupaya meningkatkan dan mengembangkan diri dalam mengelola pendidikan. Pertumbuhan dan perkembangan pondok pesantren, madrasah, dan sekolah di lingkungan Nahdlatul Wathan terus mengalami peningkatan, baik jumlah dan jenis sekolah dan madrasah, tingkat  atau jenjang pendidikannya, maupun kurikulum yang digunakan terutama yang berada di kelompok NWDI dan NBDI.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suparman. (2021). GERAKAN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER ORGANISASI NAHDLATUL WATHAN: KONSEP DAN PRAKSIS. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 107–122. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v1i2.17

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free