PENGARUH VARIASI ELEKTRODA TERHADAP HASIL PENGELASAN MATERIAL BESI TUANG

  • Pariyanto
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Struktur mikro akibat perlakuan panas mengikuti proses pengelasan menjadi fokus utama penelitian ini. Selama proses pengelasan besi cor kelabu, bagian-bagian yang dilas terkena panas las lokal. Hasil las besi cor kelabu dengan variasi elektroda antara lain E 7016, E 7018, dan G 4107 lebih unggul dibandingkan las besi cor kelabu dengan ketiga variasi elektroda yang diuji. Ini karena kandungan silikon dari besi cor kelabu berubah selama proses pengelasan, yang mengubah struktur mikronya. Untuk kekuatan tarik saat mengelas dengan elektroda G 4107, diperlukan tegangan tinggi karena panas mengubah sebagian karbon menjadi grafit, memberikan material kekuatan yang lebih ulet. Menggunakan elektroda E 7016, E 7018, dan G 4107, perbedaan grafik perlit dan farit dapat dilihat pada struktur mikro spesimen baik di wilayah HAZ maupun logam induk. Dari contoh uji bahan besi cor redup tanpa perlakuan panas, terjadi peningkatan kekuatan sebesar 8,70%, yaitu sekitar 90,80%〖N/mn〗^2 dari contoh uji yang diberi perlakuan panas dengan pendingin udara. Dan 98,70% untuk benda uji dengan sambungan yang dilakukan dengan cara las.Sedangkan dari material besi tuang kelabu dengan proses heat treatment pada temperature 750℃ selama 60 menit, mengalami peningkatan kekerasan cukup besar yakni berkisar antara 37% dari 90 HR menjadi 140,974 HB.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pariyanto. (2023). PENGARUH VARIASI ELEKTRODA TERHADAP HASIL PENGELASAN MATERIAL BESI TUANG. SEMINAR NASIONAL FAKULTAS TEKNIK, 2(1), 330–334. https://doi.org/10.36815/semastek.v2i1.140

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free