Abstract
PT. ABC merupakan perusahaan manufaktur pengolahan karet yang memproduksi Rice Hulling Roll (RHR). Perusahaan menghadapi kendala dalam memenuhi target produksi mingguan akibat bottleneck pada proses pembubutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan lean manufacturing dengan Value Stream Mapping (VSM) dan Value Analysis Tools (VALSAT) untuk mengidentifikasi pemborosan. Hasil analisis menunjukkan bahwa bottleneck utama terjadi pada waktu setup mesin bubut yang berdampak pada keterlambatan produksi. Untuk mengatasi hal ini, metode Single-Minute Exchange of Die (SMED) diterapkan, mengurangi waktu setup dari 20 menit menjadi 10 menit. Selain itu, analisis time and motion study meningkatkan efisiensi proses pembubutan dari 140 detik menjadi 130 detik per siklus. Sebagai solusi, dirancang Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mencakup panduan optimalisasi waktu setup dan penerapan peta tangan kanan-kiri untuk meningkatkan efisiensi pembubutan. Implementasi ini diharapkan dapat mengurangi pemborosan, meningkatkan efisiensi produksi, dan mendekatkan hasil produksi dengan target yang telah ditetapkan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dalam penerapan lean manufacturing pada industri manufaktur serta implikasi bagi manajemen industri dalam mengoptimalkan proses produksi.
Cite
CITATION STYLE
Mauluddin, Y., & Nawawi, I. A. (2025). Penurunan (Waste) Pada Proses Pembuatan Rice Hulling Roll (RHR) dengan Pendekatan Lean Manufacturing. Jurnal Kalibrasi, 23(2). https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.23-2.1950
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.