Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji reorientasi kurikulum pesantren dalam menghadapi tantangan globalisasi pendidikan dan pengetahuan. Globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, menghadapi tantangan besar untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang cepat. Oleh karena itu, reorientasi kurikulum pesantren menjadi sangat penting untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam era global. Penelitian ini menyoroti pentingnya perubahan kurikulum yang melibatkan integrasi ilmu pengetahuan umum, teknologi, serta keterampilan global tanpa mengorbankan nilai-nilai keagamaan. Selain itu, pengelola pesantren memainkan peran kunci dalam mengimplementasikan perubahan kurikulum dengan melibatkan teknologi dan pendekatan pedagogis modern. Tantangan utama yang dihadapi adalah resistensi terhadap perubahan dan keterbatasan sumber daya yang ada. Namun, melalui strategi yang tepat, seperti kolaborasi dengan lembaga pendidikan lain dan pelatihan untuk pengelola pesantren, kurikulum pesantren dapat lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan global. Implementasi reorientasi kurikulum ini diharapkan menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga siap bersaing di dunia global.
Cite
CITATION STYLE
Haryadi, R. N., Salman, A. M. bin, & Munadi, M. (2026). Reorientasi Kurikulum Pesantren terhadap Tantangan Globalisasi Pendidikan dan Pengetahuan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 583–591. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10204
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.