Abstract
Spironolakton merupakan obat diuretic antagonis aldosterone untuk hipertensi. Pada prakteknya spironolakton terkadang digabungkan dengan obat-obat lain, dan pada pasien yang tidak sadarkan diri pemberian obat harus menggunakan feeding tube dan rentan akan ketidakstabilan. Objek dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh perubahan pH pada spironolakton tablet yang digerus dan disuspensikan di dalam air. Metode pengukuran kadar spironolakton menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi berdasarkan metode dalam United State Pharmacopeia. Suspensi spironolakton dibuat dalam pH 3, 5, 7, dan 9 dengan waktu pengambilan sampel pada menit ke 0, 15, 30, 45, dan 60. Hasil menunjukkan bahwa persen kadar spironolakton pada pH 3 adalah ≤ 40%, pH 5 adalah 74% - 100%. Pada pH 7 berada dikisaran 27% - 61%, dan pada pH 9 adalah 38% - 54%. Hal ini menjelaskan bahwa persen kadar spironolakton pada pH 3,7, dan 9 pada semua waktu pengambilan sampel sudah tidak sesuai dengan kadar terapi minimum dalam monograph. Hanya pada pH 5 kadar spironolakton masih sesuai dengan kadar yang ditentukan dalam monograph. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perubahan pH dapat menurunkan kadar spironolakton dalam suspensi secara signifikan.
Cite
CITATION STYLE
Suryani, N., Supandi, Y., & Sabdowati, R. A. (2019). Uji Stabilitas Spironolakton Terhadap Perubahan pH dengan Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Jurnal Farmasi Indonesia, 16(1), 8–13. https://doi.org/10.31001/jfi.v16i1.450
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.