Analisis Senyawa Minyak Atsiri Fuli Pala Secara GC-MS dan Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Ecschericia coli dan Staphylococcus aureus

  • Hidayah N
  • Ansory H
  • Putri P
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
105Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Telah dilakukan isolasi minyak atsiri dari fuli pala dengan menggunakan metode destilasi air. Analisis kandungan senyawa minyak atsiri fuli pala dilakukan dengan GC-MS. Hasil analisis kandungan senyawa minyak atsiri didapatkan 4 senyawa dominan yaitu α-pinene, sabinene, 2-β-pinen, dan miristisin. Kualitas minyak atsiri fuli pala dilihat dari perbandingan antara minyak hasil isolasi dengan standar SNI. Minyak atsiri fuli pala tidak memenuhi standar SNI dalam hal berat jenis. Namun, mempunyai kandugan miristisin yang relativ tinggi yaitu 30,82 %. Menurut Agusta (2000), minyak atsiri merupakan antibakteri yang baik. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode dilusi dan difusi. Hasil uji dilusi tidak dapat disimpulkan nilai KHM dan KBM. Hasil uji difusi menunjukkan bahwa minyak atsiri fuli pala dengan konsentrasi 7,50 % dapat menghambat Stapylococus aureus dengan rata-rata diameter zona hambat sebesar 9,25 mm. Sedangkan pada bakteri Ecschericia coli mempunyai rata-rata diameter zona hambat sebesar 7,375 mm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidayah, N. ‘Aini, Ansory, H. M., Putri, P. K. K., & Nilawati, A. (2018). Analisis Senyawa Minyak Atsiri Fuli Pala Secara GC-MS dan Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Ecschericia coli dan Staphylococcus aureus. Majalah Farmaseutik, 13(2), 56. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v13i2.40915

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free