COTO MANGKASARA SEBAGAI MAKANAN TRADISIONAL DAN IDENTITAS DAERAH KOTA MAKASSAR, SULAWESI SELATAN

  • Lestari N
  • Rahmanita M
  • Ingkadjaya R
N/ACitations
Citations of this article
113Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Coto Mangkasara merupakan salah satu makanan tradisional Kota Makassar sejak abad 16 yang memiliki ciri khas bahan baku menggunakan 40 macam rempah dan kuah yang menggunakan gilingan kacang tanah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Coto Mangkasara apakah telah memenuhi kriteria makanan tradisional, telah memenuhi dimensi sebagai identitas daerah Kota Makassar, dan strategi pengembangan Coto Mangkasara sebagai makanan tradisional dan identitas daerah Kota Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif eksploratif dan telah dipelajari secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam dengan masing-masing sumber. Hasil penelitian menjelaskan bahwa permasalahan Coto Mangkasara terdiri dari beberapa rumah makan yang tidak menjadikan Coto Mangkasara sebagai menu utama, pengolahan dan alat yang tidak konvensional, Coto Mangkasara dicampur dengan makanan tradisional lainnya, wisatawan dan masyarakat kurang mengetahui sejarah, tradisi dan acara kuliner yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lestari, N. K., Rahmanita, M., & Ingkadjaya, R. (2023). COTO MANGKASARA SEBAGAI MAKANAN TRADISIONAL DAN IDENTITAS DAERAH KOTA MAKASSAR, SULAWESI SELATAN. Jurnal Industri Pariwisata, 5(2), 163–169. https://doi.org/10.36441/pariwisata.v5i2.1421

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free