ANALISIS PUISI “ PERINGATAN” KARYA WIJI THUKUL MELALUI PENDEKATAN OBJEKTIF

  • Mutia M
N/ACitations
Citations of this article
61Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi Peringatan karya Wiji Thukul dengan menggunakan pendekatan objektif yang berfokus pada struktur internal karya sastra tanpa melibatkan factor eksternal, seperti latar belakang pengarang atau konteks sosial-politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik library research untuk menganalisis puisi "Peringatan" karya Wiji Thukul. Data diperoleh melalui pengumpulan literatur yang relevan, seperti buku dan jurnal, yang dianalisis untuk mengidentifikasi unsur-unsur fisik dan batin dari puisi. Proses analisis meliputi pembacaan berulang, identifikasi unsur fisik (seperti tipografi, diksi, rima, dan majas), serta unsur batin (tema, nada, rasa, dan amanat). Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi ini menggambarkan perlawanan terhadap ketidakadilan dan penindasan yang dilakukan oleh penguasa otoriter. Wiji Thukul menggunakan bahasa sederhana namun penuh makna, dengan struktur fisik yang tegas dan struktur batin yang mendalam untuk menyampaikan pesan perlawanan. Puisi ini mengandung kritik terhadap pemerintahan otoriter serta seruan untuk berani melawan ketidakadilan, yang tetap relevan bagi setiap generasi. Kesimpulannya, puisi "Peringatan" berhasil menyuarakan kesadaran sosial-politik dan menginspirasi perlawanan terhadap ketidakadilan, dengan struktur yang mendukung pesan yang kuat dan mendalam. Kata Kunci: Puisi, Wiji Thukul, Ketidakadilan Sosial, Perlawanan

Cite

CITATION STYLE

APA

Mutia, M. (2024). ANALISIS PUISI “ PERINGATAN” KARYA WIJI THUKUL MELALUI PENDEKATAN OBJEKTIF. Journal of Language and Literature Education, 1(4), 255–263. https://doi.org/10.70248/jolale.v1i4.1551

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free