Abstract
Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang banyak dijumpai dimasyarakat Indonesia dan menempati urutan kedua terbanyak setelah kanker serviks. Fakta yang terjadi, besarnya kematian akibat kanker akibat terlambat memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan atau pasien datang pada stadium lanjut. Semakin tinggi jenjang pendidikan formal semakin mudah menyerap informasi terutama informasi kesehatan, maka semakin tinggi pula kesadaran untuk berperilaku hidup sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan atau pendidikan formal dengan tingkat pengetahuan wanita tentang kanker payudara di Desa Harjosari II Kecamatan Medan Amplas. Metode yang digunakan penulis adalah observasional dan dilakukan secara cross sectional. Semua anggota populasi diambil sebagai sampel sebanyak 98 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner berupa pilihan ganda. Teknik analisis yang digunakan secara deskriptif dan inferensial pada tingkat kepercayaan 95% dan diolah dengan program SPSS versi 16.00 dari hasil analisis statistik diperoleh nilai Rho ± 0,318 dan nilai signifikansi p = 0,000 yang artinya nilai p <0.005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat pendidikan formal dengan tingkat pengetahuan perempuan di Desa Harjosari II Kecamatan Medan Amplas. Semakin tinggi tingkat pendidikan wanita semakin baik pengetahuan tentang kanker payudara, sebaliknya semakin rendah pendidikan wanita semakin sedikit pengetahuan tentang kanker payudara.
Cite
CITATION STYLE
Faija Sihombing. (2021). Hubungan Tingkat Pendidikan Formal dengan Tingkat Pengetahuan Wanita tentang Kanker Payudara. EMBRIO, 12(2), 126–139. https://doi.org/10.36456/embrio.v12i2.2878
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.