Abstract
Dermatitis kontak iritan merupakan peradangan kulit yang terjadi sebagai respon non-spesifik kulit terhadap zat kimia melalui pelepasan mediator inflamasi dari sel-sel epidermis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan alat pelindung diri yaitu sarung tangan terhadap kejadian dermatitis kontak iritan pada petani rumput laut di Desa Bawalipu Kecamatan Wotu. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional pada responden sebanyak 47 orang. Dari hasil kajian menggunakan uji chisquare didapatkan nilai p = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan sarung tangan memiliki hubungan dengan kejadian dermatitis kontak iritan pada petani rumput laut khusunya yang berada di Desa Bawalipu Kecamatan Wotu, sehingga diharapkan kepada pemerintah Desa untuk mensosialisasikan manfaat penggunaan sarung tangan yang salah satunya melalui kerja sama dengan pusat pelayanan kesehatan. Catatan PenerbitPoltekkes Kemenkes Kendari menyatakan tetap netral sehubungan dengan klaim dari perspektif atau buah pikiran yang diterbitkan dan dari afiliasi institusional manapun. PendanaanPenelitian ini didanai oleh STIKES Batara Guru. Konflik KepentinganPenulis menyatakan menerima bantuan dari STIKES Batara Guru Soroaka. Isian formulir konflik kepentingannya dapat diunduh melalui link berikut. Berbagi DataKuesioner yang digunakan dalam artikel ini tersedia di https://doi.org/10.6084/m9.figshare.12581258
Cite
CITATION STYLE
Risal, M. (2020). Penggunaan Sarung Tangan Mempengaruhi Kejadian Dermatitis Kontak Iritan pada Petani Rumput Laut. Health Information : Jurnal Penelitian, 12(1), 23–29. https://doi.org/10.36990/hijp.vi.181
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.