ANATOMI TEORI HEGEMONI ANTONIO GRAMSCI

  • Siswati E
N/ACitations
Citations of this article
1.8kReaders
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Antonio Gramsci adalah seorang intelektual besar di kalangan kaum kiri, yang disebut sebagai pemikir terbesar setelah Karl Marx. Pemikiran-pemikiran Gramsci  tertuang dalam banyak artikel yang dimuat di media massa, dan dalam buku-buku karyanya seperti; Prison Notebook, The Modern Prince and Other Political Writing,   Selection from the Prison Notebooks, Letters from Prison, Selection from Political Writing,  Selection from Cultural Writing, dan sebagainya.Dari seluruh karya dan tulisannya, hegemoni dinilai sebagai ide sentral dan orisinal yang dikembangkan Gramsci. Teori Hegemoni dipandang telah membawa perubahan besar dan menimbulkan perdebatan pemikiran atas teori-teori perubahan sosial, terutama bagi yang menghendaki perubahan radikal dan revolusioner.Konsep-konsep pemikiran Gramsci tentang hegemony, civil society, political society, counter hegemony, war of position, war of movement, intelectual organik dan perannya dalam transformasi sosial, adalah gagasan-gagasan yang dinilai brilian, dan memberi sumbangan penting pada perkembangan teori-teori sosial, dan menumbuhkan kesadaran politik kritis.  Konsep pemikirannya tentang hegemoni juga mendorong perumusan kembali watak kelas, kekuatan-kekuatan sosial dan makna sejati dari kekuasaan dan dominasi.  Hal-hal inilah yang antara lain mendasari penulisan artikel ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Siswati, E. (2018). ANATOMI TEORI HEGEMONI ANTONIO GRAMSCI. Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi Dan Studi Media, 5(1), 11–33. https://doi.org/10.35457/translitera.v5i1.355

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free