Abstract
Latar Belakang: Lalat merupakan salah satu serangga yang memiliki populasi tinggi di lingkungan masyarakat. Lalat berperan dalam penularan penyakit pada manusia seperti disentri, tifoid, kolera infeksi cacing, conjungtivitis, trachoma kusta, mikosis, dan difteri kutaneus. Fly trap digunakan untuk pengendalian lalat dewasa dalam jumlah besar dan padat. Penerapan Fly trap dilakukan diluar rumah pada udara terbuka dan tidak terhindar dari pepohonan. Penggunaan alat ini berpasangan dengan umpan yang digunakan untuk menarik lalat dengan bau dan kandungan pada umpan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas variasi umpan pada Fly trap dalam pengendalian lalat di tempat pembuangan sementara (TPS) Jalan Andong Yogyakarta.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan variasi umpan ikan, udang, buah nangka, terasi, dan buah mangga. Pengukuran dilakukan pada radius ± 1 Meter dari tumpukan sampah dan dibiarkan selama 2 jam selanjutnya lalat yang terperangkap dihitung menggunakan handcounter. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One Way Anova dengan derajat kesalahan α 0.05 dan dilanjutkan uji Post hoc Tamhanne.Hasil: Hasil penelitian menunjukan terdapat hasil yang signifikan rata-rata lalat yang terperangkap pada Fly trap dengan umpan terasi dan umpan udang diperoleh nilai p=0,042 (p
Cite
CITATION STYLE
Fitriana, E., & Mulasari, S. A. (2021). Efektifitas Variasi Umpan Pada Fly Trap Dalam Pengendalian Kepadatan Lalat Di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Andong Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(1), 59–64. https://doi.org/10.14710/jkli.20.1.59-64
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.