PENGARUH FAKTOR INDIVIDUAL DAN FAKTOR KONTEKSTUAL TERHADAP KEPUTUSAN UNTUK BEKERJA MIGRAN MUDA ANTARPROVINSI DI INDONESIA

  • Lumintang Z
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Migran muda antarprovinsi di Indonesia yang berstatus bekerja mencapai 49,29%. Artinya, hampir setengah dari total migran muda antarprovinsi yang memasuki lapangan kerja. Jumlah tersebut tergolong tinggi, dan akan menjadi permasalahan ketika migran muda tersebut putus sekolah untuk bekerja dengan berbagai alasan. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan kecenderungan faktor individual dan faktor kontekstual dalam pengambilan keputusan untuk bekerja migran muda antar provinsi di Indonesia. Dengan regresi logistik biner multilevel, faktor individual dan kontekstual yang signifikan memengaruhi keputusan bekerja migran muda diantaranya jenis kelamin, status dalam rumah tangga, status sekolah, alasan pindah, dan tingkat pendidikan, rasio ketergantungan dan persentase pekerja formal. Kecenderungan untuk bekerja lebih besar pada migran muda berjenis kelamin laki-laki, berstatus sebagai kepala rumah tangga, berstatus tidak bersekolah lagi, alasan pindahnya terkait pekerjaan, dan pendidikan terakhirnya adalah pendidikan tinggi. Kemudian, kecenderungan untuk bekerja semakin tinggi seiring dengan meningkatnya rasio ketergantungan dan persentase pekerja formal di tiap provinsi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lumintang, Z. H. (2020). PENGARUH FAKTOR INDIVIDUAL DAN FAKTOR KONTEKSTUAL TERHADAP KEPUTUSAN UNTUK BEKERJA MIGRAN MUDA ANTARPROVINSI DI INDONESIA. Buletin Studi Ekonomi, 327. https://doi.org/10.24843/bse.2020.v25.i02.p10

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free