Abstract
Penelitian ini bertujuan menentukan nilai ambang batas deterjen cair terhadap kelangsungan hidup ikan tengadak selain itu menentukan konsentrasi deterjen cair berpengaruh buruk terhadap kerusakan insang dan hati ikan tengadak. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menurut Hanafiah (2012), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Susunan perlakuan adalah Perlakuan A 0% dari uji Median Lethal Concentration, Perlakuan B 10% dari uji Median Lethal Concentration Perlakuan C 20% dari uji Median Lethal Concentration,Perlakuan D 30% dari uji Median Lethal Concentration, Perlakuan E 40% dari uji Median Lethal. Hasil penelitian menunjukkan dengan uji median lethal consentration bahwa ambang batas dari LC50 selama 96 terdapat pada perlakuan B dengan kadar deterjen 25,10 mg/l dan ditemukan nilai tengah 31,29 mg/l, pertumbuhan mutlak sebesar 0,39±0,09, perlakuan B yaitu 10 %, dengan tingkat kelangsungan hidup sebesar 73,33±5,77, dan perlakuan B uji kronis pada insang dan hati kerusakan ringan Kata Kunci :IkanTengadak, Pertumbuhan, KelangsunganHidup, UjiKronis
Cite
CITATION STYLE
Novitasari, E., . R., & Prasetio, E. (2017). UJI TOKSISITAS DETERGEN CAIR TERHADAP KELANGSUNGANHIDUPIKAN TENGADAK (Barbonymus schwanenfeldii). Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmu Perikanan Dan Kelautan, 5(2). https://doi.org/10.29406/rya.v5i2.716
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.