SPIRITUALITAS DOA MENURUT ST AFRAHAT DAN IMPLIKASINYA BAGI KEDEWASAAN JEMAAT

  • Simarmata D
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Doa merupakan spiritualitas yang erat dengan kehidupan orang Kristen. Seluruh kategori usia diajarkan spiritualitas doa. Namun, spiritualitas ini mulai dipandang kuno dan ditinggalkan oleh orang Kristen, khususnya pada era postmodern. Oleh karena itu, diperlukan internalisasi spiritualitas doa dengan pendekatan dan sumber yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan makna berjaga-jaga di dalam doa  menurut para bapa gereja dalam buku St Afrahat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui library research teks atau tulisan-tulisan dari Bapa-bapa Gereja yang telah tertulis dalam buku St Afrahat. Hasil penelitia menyatakan berjaga-jaga dalam doa adalah salah suatu dari proses agar kita tidak terjatu dalam dosa duniawai, dengan berjaga-jaga didalam doa adalah salah satu dari penyucian diri kita agar tidak tergoda akan duniawi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Simarmata, D. (2022). SPIRITUALITAS DOA MENURUT ST AFRAHAT DAN IMPLIKASINYA BAGI KEDEWASAAN JEMAAT. Diegesis : Jurnal Teologi, 7(2), 15–24. https://doi.org/10.46933/dgs.vol7i215-28

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free