Prediksi Toksisitas In Silico Senyawa Bioaktif Daun Kemangi (Ocimum sanctum. L)

  • Wangsasaputra E
  • Prihandini S
  • Ginting C
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Ocimum sanctum L. (daun kemangi) banyak ditemukan dan sering digunakan sebagai bahan makanan di Indonesia. Senyawa flavonoid merupakan kelompok senyawa kimia yang banyak terkandung dalam Ocimum sanctum L. Senyawa ini dikenal dengan aktivitas biologisnya yang beragam, antara lain antibakteri, antimikroba, antiinflamasi, antimalaria, dan antikanker. Pada penelitian ini, kami bertujuan untuk menyelidiki penyerapan, distribusi, metabolisme, ekskresi, dan toksisitas (the absorption, distribution, metabolism, excretion, and toxicity/ADMET) senyawa flavonoid dalam Ocimum sanctum L. Metode: Dalam mencapai tujuan penelitian, prediksi properti ADMET senyawa flavonoid pada Ocimum sanctum L. dilakukan menggunakan tiga web server yang terdiri dari SwissADME, pkCSM, dan ProTox-II. Parameter yang diamati dibagi menjadi parameter ADMET. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa flavonoid dalam Ocimum sanctum L. memiliki median lethal dose (LD50) yang berkisar antara 2000 mg/kg hingga 5600 mg/kg, dengan klasifikasi kelas toksisitas IV, V, dan VI. Selain itu, senyawa flavonoid ini menunjukkan imunotoksisitas, sitotoksisitas, dan dampak pada Mitochondrial Membrane Potential (MMP). Kesimpulan: Penelitian kami menunjukkan bahwa senyawa metabolik yang berasal dari Ocimum sanctum L. dianggap aman.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wangsasaputra, E., Prihandini, S., Ginting, C. N., & Chiuman, L. (2023). Prediksi Toksisitas In Silico Senyawa Bioaktif Daun Kemangi (Ocimum sanctum. L). Damianus Journal of Medicine, 22(2). https://doi.org/10.25170/djm.v22i2.4634

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free