PERANCANGAN URBAN FARMING PADA PESISIR KAMPUNG KELEMBAK KEPULAUAN RIAU

  • Suwarlan S
N/ACitations
Citations of this article
74Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam perkembangannya tidak hanya berfungsi sebagai estetika dan ekologis namun juga memiliki fungsi ekonomi. Salah satu konsep RTH sehingga berfungsi ekonomi adalah dengan cara urban farming. Urban farming memiliki fokus untuk menjadikan sebuah kawasan  memiliki fungsi ekonomis dan mampu menghasilkan sumber pangannya sendiri. Kampung Kelembak merupakan sebuah kawasan yang memiliki lahan pesisir pantai dengan taraf hidup masyarakat berekonomi rendah. Sehingga perlu adanya upaya perancangan bagi Kampung Kelembak agar memiliki peningkatan perekonomian melalui pemanfaatan lahan pesisir pantai dengan kondisi tanah rawa. Metodologi penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, wawancara dan observasi. Solusi yang tepat bagi permasalahan Kampung Kelembak adalah melalui urban farming dengan potensinya sebagai hutan bakau yang memiliki banyak manfaat terutama manfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat Kampung Kelembak.  Kata kunci:  Urban farming, pesisir pantai, ruang terbuka hijau

Cite

CITATION STYLE

APA

Suwarlan, S. A. (2020). PERANCANGAN URBAN FARMING PADA PESISIR KAMPUNG KELEMBAK KEPULAUAN RIAU. Jurnal Linears, 3(1), 20–25. https://doi.org/10.26618/j-linears.v3i1.3134

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free