Metafora Dalam Kitab Kidung Agung

  • Goleng E
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Kitab Kidung Agung merupakan nyanyian dari Raja Salomo dan merupakan salah satu kitab puisi cinta Ibrani kuno Perjanjian Lama. Kitab ini adalah bagian pertama dari lima gulungan megillot. Naskah asli ditulis dalam bahasa Ibrani adalah “Shir Hashshirim” yang berarti nyanyian terbaik. Tujuan penelitian ini memfokuskan penelitian bentuk metafora sintaksis, melipui; metafora nominatif, metafora predikatif dan metafora kalimat dan penafsirannya. Metode penelitian kualitatif. Bentuk metafora kalimat dalam teks Kitab Kidung Agung merupakan cara Allah dalam memberikani pesan “tersembunyi” kepada umat-Nya; Bentuk penafsiran metafora dalam teks menggunakan metode deskritif, kemudian mendeskripsikan dengan bentuk metafora kalimat. Hal ini untuk memperoleh makna tafsiran teks, dan menyertakan penafsiran hermeneutika untuk mendapatkan beberapa pesan rohani yang alkitabiah dari Allah. Kitab Kidung Agung mengajarkan bahwa pernikahan merupakan anugerah daripada Allah. Kitab Kidung Agung mengajarkan bahwa kebahagiaan dari cinta hanya dapat ditemukan atau dialami melalui cinta segitiga, yaitu antara suami, isteri, dan Tuhan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Goleng, E. E. (2022). Metafora Dalam Kitab Kidung Agung. Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora, 2(1), 26–33. https://doi.org/10.56393/rhizome.v2i2.611

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free