Permasalahan dan Potensi dalam Diseminasi Official Statistics pada Badan Pusat Statistik

  • Hafifah S
  • Marsisno W
N/ACitations
Citations of this article
96Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Badan Pusat Statistik (BPS) adalah Lembaga Negara Non Kementerian (LPNK) yang ditunjuk sebagai Pembina statistik di Indonesia. Dalam hal ini BPS memiliki peran penting dalam menghasilkan data statistik (official statistics) yang berkualitas dan sesuai standar yang ada. Hasil atau produk statistik dari BPS tentu perlu disebarluaskan kepada pengguna data atau konsumen data. Penyebarluasan hasil statistik tersebut disebut dengan diseminasi. Proses diseminasi data official statistics di BPS sudah berjalan dengan baik, namun berdasarkan Survei Kebutuhan Data (SKD) BPS tahun 2021 kepuasan konsumen data sudah mencapai angka puas tetapi masih ada beberapa aspek atau atribut pelayanan yang kurang puas. Oleh karena itu perlu ditelaah permasalahan apa yang muncul dan menyebabkan persentase kepuasan pengguna data terhadap data dan layanan BPS. Kemudian melihat dan mengidentifikasi potensi yang ada untuk terus mengembangkan proses diseminasi data di BPS. Didapatkan bahwa permasalahan yang muncul dalam proses diseminasi adalah masih kurangnya saluran diseminasi data dan juga kurangnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendiseminasian data official statistics. Potensi yang perlu dikuatkan adalah penambahan strategi pemasaran atau promosi data official statistics yang sesuai dengan target dan kebutuhan dari para pengguna data BPS.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hafifah, S., & Marsisno, W. (2022). Permasalahan dan Potensi dalam Diseminasi Official Statistics pada Badan Pusat Statistik. Seminar Nasional Official Statistics, 2022(1), 323–332. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2022i1.1419

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free