Karakteristik Thalamitha sp. Hasil Tangkapan Samping Nelayan di Kota Tarakan sebagai Bahan Baku Pangan Bergizi

  • Luthfiyana N
  • Bija S
  • Irawati H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kepiting keraca (Thalamita sp.) adalah salah satu genus terbesar dalam sub-famili Portunidae yang memiliki ukuran kecil dan harga yang murah bila dibandingkan dengan jenis kepiting yang lainya. Kepiting keraca merupakan hasil tangkapan samping (HTS) nelayan di kota Tarakan yang dikembangkan sebagai bahan baku pangan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan komposisi kimia, profil asam lemak, dan kandungan logam berat kepiting keraca. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari kepiting keraca kecuali capit dan karapas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi kimia kepiting keraca basis basah mengandung kadar air 70,05% kadar protein 9,887%, kadar lemak 0,25%, kadar abu 13,02%, serat kasar 2,52% dan karbohidrat sebesar 6,84%. Kepiting keraca basis basah memiliki asam lemak jenuh (SFA) sebesar 12,64%, asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) 5,46% dan asam lemak tak jenuh jamak (PUFA) yaitu 8,73%. Kandungan logam berat Cd, Hg, dan Pb dari kepiting keraca masih di bawah baku mutu SNI. Kepiting keraca hasil tangkapan samping nelayan terbukti aman digunakan sebagai bahan pangan dan bergizi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Luthfiyana, N., Bija, S., Irawati, H., Awaludin, A., & Ramadani, A. (2021). Karakteristik Thalamitha sp. Hasil Tangkapan Samping Nelayan di Kota Tarakan sebagai Bahan Baku Pangan Bergizi. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 24(2), 188–199. https://doi.org/10.17844/jphpi.v24i2.33449

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free