Abstract
Perkembangan bahasa merupakan salah satu kemampuan yang sangat penting untuk dikembangkan sejak usia dini. Namun perkembangan bahasa anak tidak akan berkembang jika tidak dilatih dan dikembangkan. Pelaksanaan metode pembelajaran yang digunakan dengan metode bercerita tanpa menggunakan media, membuat peserta didik kurang antusias dan merasa bosan untuk mengikuti pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif deskriptif. Pengambilan sample menggunakan teknik Probability sampling dengan tekhnik cluster random sampling. Sample penelitian terdiri dari kelas (B1) dan kelas (B2) yang masing-masing berjumlah 21 dan 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan lembar observasi, angket, wawancara dan dokumentasi, dengan teknik analisa data. Penelitian menggunakan uji persyaratan instrumen validitas, realibitas dan statistik deskriptif. Kemudian teknik analisis data menggunakan uji regresi sederhana, dan hipotesisi Uji t (taraf nyata) dengan menggunakan spss versi 23. Berdasarkan hasil penelitian, metode bercerita kisah Nabi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan bahasa anak di KB Al-hadits Curugbitung berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, diperoleh nilai R2 (R Square) adalah 0,154, yang berarti bahwa pengaruh dari variabel metode bercerita kisah Nabi terhadap perkembangan bahasa anak adalah sebesar 15.4% dan sisanya 84,6% dipengaruhi atau ditentukan oleh faktor-faktor lain yang dalam hal ini tidak diteliti oleh peneliti.
Cite
CITATION STYLE
Kurnia, L., Aprida, S. N., & Masturiah, I. (2024). PENGARUH METODE BERCERITA KISAH NABI MUHAMMAD TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DI KB AL-HADIST. Early Stage, 1(4). https://doi.org/10.56997/earlystage.v1i4.1374
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.