Menghidupkan yang Mati Suri: Walid Saleh dan Revitalisasi Kajian Sejarah Intelektual Tafsir Klasik

  • Qadafy M
N/ACitations
Citations of this article
58Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini menguraikan beberapa ide pokok yang mendasari karya-karya Walid Saleh yang ia tulis dari 2004 hingga sekarang, mencakup sifat materi tafsir yang genealogis dan dikotomi kitab tafsir era pertengahan ke dalam kategori ensiklopedik dan madrasah. Artikel ini juga mengungkap grand design kesarjanaan Saleh untuk merubah sejarah intelektual tafsir yang selama ini-menurutnya-tertutupi oleh gerakan intelektual pengikut Ibn Taymiyyah dan radical hermeneutic-nya, dengan cara merevitali­sasi peran penting dari Zamakhsharī-Baiḍawī yang mulai redup di institusi-institusi kajian keislaman. Sumber utama artikel ini adalah tulisan-tulisan Saleh berbentuk artikel jurnal dan buku mulai dari tahun 2004 hingga 2022. Sebagai data sekunder, tulisan dari pemerhati sejarah intelektual tafsir, selain Walid Saleh juga diketengahkan. Artikel ini menyimpulkkan bahwa ide-ide Saleh, baik dari sisi metodologi studi sejarah tafsir maupun dari sisi temuan-temuan risetnya sangat relevan untuk dikaji di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI), khususnya di jurusan IAT (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir), agar kajian tafsir era klasik dan pertengahan menemukan momentumnya untuk semarak kembali.

Cite

CITATION STYLE

APA

Qadafy, M. Z. (2023). Menghidupkan yang Mati Suri: Walid Saleh dan Revitalisasi Kajian Sejarah Intelektual Tafsir Klasik. SUHUF, 15(2). https://doi.org/10.22548/shf.v15i2.726

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free