Abstract
Ekspor gambir Indonesia ke India mengalami perubahan yang cukup signifikan. Dampak kondisi makroekonomi terhadap volume ekspor gambir Indonesia ke pasar India belum pernah dianalisis. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji dampak dan besar kontribusi variabel harga gambir, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, inflasi (umum) Indonesia dan volume ekspor gambir dunia ke pasar India menggunakan pendekatan analisis VAR/VECM. Data dianalisis selama tahun 1990 sampai 2020 (30 periode). Hasil penelitian menunjukkan perubahan volume ekspor gambir Indonesia ke India di masa lalu mempunyai pengaruh signifikan terhadap volume ekspor gambir itu sendiri. Dalam jangka panjang, semua variabel makroekonomi berpengaruh secara signifikan terhadap volume ekspor gambir Indonesia ke India. Model diproyeksikan selama 10 tahun ke depan, dengan pola kontribusi variabel makroekonomi yang semakin meingkat. Hasil proyeksi menunjukkan bahwa variabilitas volume ekspor gambir Indonesia ke India paling dominan masih dijelaskan oleh volume ekspor gambir Indonesia (EXPIDN) sendiri dengan proporsi sebesar 92%. Sementara untuk kondisi makroekonomi, harga gambir (PRC) memberikan kontribusi sebesar 4.95%, inflasi (INF) sebesar 1.92%, nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika (KRS) sebesar 0.79%, dan volume gambir dunia (WRD) sebesar 0.33%. Hasil analisis ini dapat dijadikan sebagai langkah strategis dalam menetapkan regulasi perdagangan gambir Indonesia yang merangsang peningkatan ekspor gambir ke pasar dunia.
Cite
CITATION STYLE
Putri, M. A., & Yelfiarita, Y. (2022). DAMPAK KONDISI MAKROEKONOMI TERHADAP EKSPOR GAMBIR INDONESIA KE PASAR INDIA. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 8(2), 649. https://doi.org/10.25157/ma.v8i2.7176
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.