Abstract
Mempelajari mata kuliah ilmu kalam ini merupakan salah satu hal yang paling penting dan termasuk ke dalam komponen utama rukun iman. Yaitu yang pertama, kita mengucapkan dengan lisan, yang kedua, melaksanakan dengan rukun-rukun dengan perbuatan dan yang ke tiga, meyakini dalam hati. Agar keyakinan itu tumbuh dengan kokoh, kita harus mengkaji dan mendalami teologi ilmu kalam ini. Untuk menjadikan ucapan lisan secara meyakinkan dan kokoh kita perlu ilmunya, yaitu ilmu tauhid, ilmu yang membahas tentang ketuhanan. Dan ilmu tauhid ini telah berkembang menjadi ilmu kalam. Pada karya ilmiah ini penulis berusaha ingin menjelaskan sejarah ilmu kalam, mempelajari teologi dalam ilmu kalam. Terutama pada teologi kalam yakni aliran Mu‟tazilah dan murji’ah. Agar penulis dan pembaca bisa menambah wawasan tentang apa itu Mu‟tazilah dan murji’ah?, bagaimana asal-usul Mu‟tazilah dan Murji’ah?, siapa saja tokoh-tokoh Mu‟tazilah dan Murji’ah? dan apa saja ajaran-ajaran Mu‟tazilah dan Murji’ah? Disini penulis berusaha menjelaskan permasalahan tentang kedua kelompok tersebut. Untuk memahami tentang teologi kalam secara mendalam dan mengenali pemikiran-pemikiran yang terdapat di dalamnya, tokoh-tokoh, karya-karya, gagasan para teolog serta aliran-aliran yang muncul pada teologi kalam. Penulis menggunakan dua metode yakni yang pertama, membaca buku dan mengunjungi perpustakaan kampus maupun di daerah setempat, dan metode yang kedua dengan mengunakan sarana internet sehingga mendapat tambahan referensi-referensi yang cukup. Dengan demikian aliran Mu‟tazilah dan Murji’ah merupakan salah satu aliran teologi dalam islam yang dapat dikelompokan sebagai kaum rasionalis.
Cite
CITATION STYLE
Hasibuan, I. (2021). Teologi Pemikiran Klasik Mu’tazilah dan Murji’ah. Ability: Journal of Education and Social Analysis, 52–64. https://doi.org/10.51178/jesa.v2i3.218
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.