Abstract
Amerika Serikat telah mengalami kemunduran demokrasi dalam satu dekade terakhir. Hal ini terus terjadi hingga pandemi Covid-19 melanda Amerika Serikat pada kuartal pertama tahun 2020. Salah satu dampak dari kemunduran demokrasi adalah meningkatnya polarisasi masyarakat sehingga kasus rasisme selama pandemi Covid-19 juga semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya demokratisasi selama pandemi Covid-19 dengan studi kasus rasisme di Amerika Serikat. Melalu konsep demokrasi dan demokratisasi, dengan metode pendekatan kualitatif, penulis bermaksud menganalisis urgensi demokratisasi dalam negeri Amerika Serikat dalam mengatasi peningkatan kasus rasisme selama pandemi Covid-19 berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran demokrasi dalam mengatasi kasus rasisme di Amerika Serikat membawa pengaruh besar, baik selama kondisi pandemi covid-19 maupun pasca pandemi. Agenda demokratisasi yang diambil oleh pemerintah Amerika Serikat selama pandemi harus dititikberatkan pada kondisi domestik sebelum melakukan promosi demokrasi sebagai salah satu prioritas kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Penanaman nilai penghormatan terhadap ras sebagai kekayaan budaya dan aspek penting dalam proses demokratisasi, konsensus, dan kerja keras dari seluruh elemen domestik Amerika Serikat harus dilakukan demi terwujud sistem pemerintahan yang lebih baik.
Cite
CITATION STYLE
Zulfah, I. N. A. P. (2021). DEMOKRATISASI SELAMA PANDEMI COVID-19: STUDI KASUS RASISME DI AMERIKA SERIKAT. Journal of Integrative International Relations, 6(2), 37–52. https://doi.org/10.15642/jiir.2021.6.2.37-52
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.