PENGARUH ROA, ROE, DAN NPL TERHADAP LIKUIDITAS PERBANKAN

  • Br Sembiring R
  • Wulandari I
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bank sebagai lembaga yang dipercayai oleh masyarakat memiliki peran penting dalam sistem moneter dan menduduki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Pelaku perbankan memahami bahwa dalam menjalankan berbagai layanan keuangan terlibat dalam bisnis berisiko. Oleh karena itu, bank selalu berupaya untuk mengelola dan meminimalkan risiko dalam operasinya, baik dalam konteks organisasi maupun entitas bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak Non-Performing Loans, Return On Equity, dan Return on Assets. populasi penelitian ialah pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI. Sebanyak 38 bank menjadi sampel penelitian, dipilih dengan teknik Purposive Sampling, selama periode 2021–2022. Analisis data dikerjakan dengan menggunakan SPSS versi 29, melibatkan beberapa metode seperti analisis deskriptif, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi, uji regresi linier berganda, dan uji signifikansi parsial (uji t). Hasil statistik mengatakan bahwa Return on Assets (ROA) tidak berdampak pada likuiditas. Di sisi lain, Return On Equity (ROE) mengindikasikan berdampak positif serta signifikan pada likuiditas perbankan, menandakan kontribusinya terhadap pertumbuhan likuiditas. Sementara itu, Non-Performing Loan (NPL) tidak berdampak pada tingkat likuiditas. perbankan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Br Sembiring, R. P., & Wulandari, I. (2023). PENGARUH ROA, ROE, DAN NPL TERHADAP LIKUIDITAS PERBANKAN. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 9(2), 511. https://doi.org/10.35906/jep.v9i2.1790

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free