Abstract
Rumah Sakit secara tradisional dianggap sebagai kebutuhan dasar masyarakat, dan menjadi prioritas masyarakat secara keseluruhan. Perkembangan dunia yang pesat mengharuskan rumah sakit untuk beradaptasi dengan tuntutan Industri 4.0. Karyawan ialah hal penting bagi perusahaan membantu mencapai tujuan perusahaan. Oleh karena itu, penting dan perlu bagi perusahaan menaikkan kapasitas dan kemampuan karyawannya lewat pelatihan dan pengembangan. Pelatihan dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas dalam jangka pendek, sedangkan pengembangan dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas pegawai agar dapat menjalankan peran yang lebih signifikan di masa depan. Artikel ini berfokus pada pendidikan dan pengembangan karyawan. Program pelatihan dan pengembangan (diklat) di RS Wava Husada Kepanjen dinilai telah mencapai tujuannya yaitu menambah tenaga kerja serta meningkatkan produktivitas dan kinerja staf dan manajemen. Rumah Sakit Kepanjen Wava Husada memfasilitasi program pelatihan dan pengembangan bagi pegawainya dalam bentuk internalship dan pelaporan tertulis yang keduanya bertujuan untuk meningkatkan proses pendidikan rumah sakit. Dalam penelitian ini metodologi yang dipakai yakni metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan dan studi observasional. Temuan penelitian adalah program yang melatih dan mengembangkan dapat meningkatkan produktivitas karyawan.
Cite
CITATION STYLE
Auliyah, A. N., & Rizqi, A. (2024). EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) DALAM PROSES MENINGKATKAN KOMPETENSI KINERJA KARYAWAN PADA SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI RUMAH SAKIT WAVA HUSADA KEPANJEN. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(7), 3165–3174. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i7.2999
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.