Ragam Metode Ekstraksi Karotenoid dari Sumber Tumbuhan dalam Dekade Terakhir (Telaah Literatur)

  • Maleta H
  • Indrawati R
  • Limantara L
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
966Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Karotenoid adalah pigmen yang memberikan warna kuning, jingga hingga merah. Karotenoid merupakan pigmen pendamping klorofil atau zat hijau daun yang menjalankan fungsi penyerapan energi cahaya untuk fotosintesis. Sumber karotenoid utama adalah tumbuhan, yang selanjutnya dikonsumsi dan dimetabolisme atau terakumulasi dalam tubuh hewan.  Terdapat lebih dari 3000 jenis karotenoid, dan beberapa jenis telah diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan. Beberapa studi menyebutkan karotenoid berfungsi sebagai antioksidan, antikanker, dan membantu memelihara kesehatan mata. Ekstrak karotenoid telah diaplikasikan dalam berbagai produk pangan dan nutrasetikal. Dengan demikian, perkembangan teknologi metode ekstraksi karotenoid menjadi penting untuk diikuti. Ekstraksi karotenoid dilakukan dengan metode konvensional seperti maserasi ataupun modern seperti cairan superkritis, ultrasound asssisted extraction, enzimatik, pulsed electric field, dan pressurized liquid extraction. Sejumlah studi metode ekstraksi karotenoid dalam dekade terakhir disajikan dan dibahas dalam review berikut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maleta, H. S., Indrawati, R., Limantara, L., & Brotosudarmo, T. H. P. (2018). Ragam Metode Ekstraksi Karotenoid dari Sumber Tumbuhan dalam Dekade Terakhir (Telaah Literatur). Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan, 13(1), 40–50. https://doi.org/10.23955/rkl.v13i1.10008

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free