Diplomasi Komersial Indonesia: Studi Kasus 5 Destinasi Super Prioritas Tahun 2019-2022

  • Anzela A
N/ACitations
Citations of this article
82Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian banyak negara, salah satunya Indonesia. Sebagai negara yang memiliki kekayaan alam melimpah, Indonesia memanfaatkan sumber daya alamnya menjadi destinasi pariwisata. Dari sekian banyak destinasi pariwisata yang ada di Indonesia, Bali tetap menjadi destinasi wisata utama bagi wisatawan karena wisata alamnya yang melimpah, kekayaan budaya hingga kuliner yang beragam dengan sarana dan prasarana yang memadai. Melihat hal tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia kemudian membentuk 5 Destinasi Super Prioritas sebagai upaya dalam mengembangkan destinasi-destinasi yang mencakup Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang dari segi infrastruktur dan ekonomi kreatif. Penelitian ini menjelaskan mengenai bagaimana upaya diplomasi pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke 5 Destinasi Super Prioritas dengan menggunakan konsep diplomasi komersial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang bersifat primer melalui wawancara dan sekunder yang bersumber dari buku, jurnal dan artikel resmi mengenai 5 Destinasi Super Prioritas. Hasil penelitian akan dipublikasikan dalam Jurnal Pena Wimaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anzela, A. I. (2023). Diplomasi Komersial Indonesia: Studi Kasus 5 Destinasi Super Prioritas Tahun 2019-2022. Jurnal Pena Wimaya, 3(2). https://doi.org/10.31315/jpw.v3i2.9580

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free