Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kurang optimalnya pelaksanaan Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap pembentukan karakter siswa di Indonesia. PAI memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa yang berlandaskan nilai-nilai moral dan agama. Namun, kurikulum PAI yang terlalu berfokus pada teori dan hafalan tanpa penerapan praktis menyebabkan siswa kesulitan menginternalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Keterbatasan waktu pembelajaran PAI turut mengurangi kesempatan siswa untuk mendalami materi dan menerapkan ajaran agama secara mendalam. Minimnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat juga memperburuk kondisi ini, sehingga pembentukan karakter siswa menjadi tidak konsisten. Dampaknya, nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab tidak berkembang secara optimal. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi strategi peningkatan efektivitas PAI, seperti perbaikan kurikulum, penguatan kompetensi guru, integrasi teknologi, dan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih aplikatif dan kontekstual, diharapkan PAI dapat lebih efektif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dan religius.
Cite
CITATION STYLE
Lisa Seprina Br. Sembiring, Juliani, Ayu Nisa Lestari, Durroh Ma, & Dani Kurniawan. (2025). Pengaruh Kurang Optimalnya Pendidikan Agama Islam Terhadap Pembentukan Karakter Siswa di Indonesia. Mesada: Journal of Innovative Research, 1(2), 219–230. https://doi.org/10.61253/j7qb6m68
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.