Makna Nilai Kehidupan Masyarakat Dalam Budaya Kearifan Lokal Pada Motif Kain Tapis Lampung

  • Halim A
  • Rahman R
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna nilai kehidupan masyarakat yang ada dalam kain tapis Lampung. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kepustakaan yaitu peneliti menggunakan beberapa sumber untuk dibaca, dipahami, dan diartikan lalu diuraikan dalam bentuk tulisan yang dikolaborasikan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menemukan bahwa pada perkembangannya corak pada kain tapis Lampung dipengaruhi oleh unsur-unsur dan nilai-nilai keislaman, semejak mulai tersebarnya agama Islam di daerah Lampung. Adanya unsur nilai-nilai keislaman bukan berarti menghilangkan nilai-nilai pada motif terdahulu justru sebaliknya adanya hal tersebut menambah dan memperkaya motif dan filosofi pada kain tapis Lampung, seperti motif belah ketupat. Motif tersebut bermakna bahwa seseorang yang mempertahankan tingkah laku dan perubahan yang baik untuk untuk kepentingan bersama. Rezeki yang dimiliki adalah titipan dari Tuhan untuk kepentingan bersama, bukan untuk dimakan atau dipergunakan sendiri. Rekomendasi, pemerintah provinsi Lampung perlu menyadari bahwa pelestarian kain tapis Lampung diperhatikan dari sisi hukum agar kedudukan tapis menjadi kearifan lokal khas Lampung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Halim, A., & Rahman, R. A. (2023). Makna Nilai Kehidupan Masyarakat Dalam Budaya Kearifan Lokal Pada Motif Kain Tapis Lampung. Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora, 3(3), 84–91. https://doi.org/10.56393/antropocene.v1i10.509

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free