Analisis Potensi Banjir di Kota Denpasar Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process

  • Junivan J
  • Linawati L
  • Giriantari I
N/ACitations
Citations of this article
117Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu bencana alam yang hampir sering terjadi pada setiap musim penghujan adalah banjir. Kota Denpasar mengalami perkembangan pembangunan yang cukup pesat dengan berbagai fungsi antara lain kota pendidikan, perdagangan dan pariwisata, karena mengalami perubahan tata guna lahan dan perkembangan penduduk yang pesat dapat menimbulkan dampak negatif yakni berkurangnya daya resap tanah dan meningkatnya kawasan- kawasan rawan banjir yang pada akhirnya menimbulkan keluhan- keluhan dari masyarakat di daerah tersebut. Lewat empat parameter yaitu peristiwa banjir pada beberapa waktu yang lalu, intensitas curah hujan, ketinggiaan wilayah dan kepadatan pemukiman dapat menentukan daerah potensi bencana banjir di wilayah Kota Denpasar dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Bobot perhitungan dari parameter banjir tersebut dapat dihasilkan peta daerah potensi rawan banjir di Kota Denpasar. Diperoleh daerah potensi rawan banjir level tinggi sebesar 9%, level sedang sebesar 28% dan level rendah sebesar 63% dari 43 desa di Kota Denpasar. Hasil ini dapat dijadikan masukan bagi seluruh pemangku kepentingan selaku pengambil kebijakan dapat mengambil keputusan dalam manajemen bencana banjir.

Cite

CITATION STYLE

APA

Junivan, J., Linawati, L., & Giriantari, I. A. D. (2018). Analisis Potensi Banjir di Kota Denpasar Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, 17(2), 227. https://doi.org/10.24843/mite.2018.v17i02.p10

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free