Fenomena Culture Shock Dan Strategi Adaptasi Lintas Budaya Pada Era Digital

  • Chairunnisa C
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena culture shock telah menjadi tantangan utama dalam interaksi lintas budaya, khususnya di era digital yang ditandai oleh intensitas komunikasi global. Artikel ini membahas dampak dan strategi adaptasi lintas budaya dalam menghadapi culture shock di era digital. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi berbagai manifestasi culture shock yang terjadi baik dalam interaksi langsung maupun virtual. Perbedaan nilai, norma, dan pola komunikasi antar budaya sering kali memicu stres dan kebingungan, terutama dalam konteks platform digital seperti media sosial dan forum daring. Kemajuan teknologi mempercepat keterbukaan budaya tetapi juga meningkatkan risiko ketidaksesuaian budaya yang mendalam, yang disebut sebagai virtual culture shock. Fenomena ini ditandai oleh kesalahpahaman komunikasi, ekspektasi budaya yang berbeda, serta kesenjangan dalam literasi teknologi. Faktor-faktor seperti literasi budaya, dukungan sosial daring, dan persepsi individu terhadap budaya baru memainkan peran signifikan dalam keberhasilan adaptasi. Artikel ini menyoroti pentingnya pengembangan kemampuan Digital Cultural Intelligence (DCI), dukungan sosial daring, dan pelatihan budaya virtual untuk membantu individu mengatasi culture shock. Strategi ini berkontribusi pada peningkatan

Cite

CITATION STYLE

APA

Chairunnisa, C. (2025). Fenomena Culture Shock Dan Strategi Adaptasi Lintas Budaya Pada Era Digital. Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 5(2), 100–109. https://doi.org/10.31002/kalacakra.v5i2.9291

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free