Pengaruh Endorphine Massage Dan Terapi Musik Klasik (Mozart) Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Putri Di Lingkungan Kuwum

  • Agustini I
  • Purwaningsih N
  • Dewi D
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dismenorea sering terjadi pada remaja yang ditimbulkan akibat ketidakseimbangan hormon progesterone pada saat menstruasi yang dirasakan pada perut bagian bawah. Penatalaksanaan yang dapat diberikan saat mengalami dismenore yaitu dengan endorphine massage yang dikombinasikan dengan musik klasik (Mozart). Endorphine massage dan Musik klasik Mozart dapat meningkatkan hormone endorfin dan serotonin melalui sentuhan yang lembut dipermukaan punggung kulit dan diberikan bersamaan dengan mendengarkan musik klasik Mozart dengan ritme yang lambat yang dapat memberikan efek rileks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh endorphine massage dan terapi musik klasik (Mozart) terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di Lingkungan Kuwum. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian one grup pre-test post-test desain. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden diambil dengan metode accidental sampling. Terapi diberikan pada saat Menstruasi hari 1 dan 2, sedangkan pengumpulan data menggunkan kueisoner Numaric Pain Rating Scale. Hasil pre-test menunjukan 14 responden (70.0%) mengalami nyeri sedang. Hasil post-test menunjukan 14 responden (70.0%) mengalami penurunan nyeri dismenore dengan katerogi nyeri ringan. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon Sing Rank Test, diperoleh bahwa nilai p value 0,000 p<0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh endorphine massage dan terapi musik klasik (Mozart) terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di Lingkungan Kuwum.

Cite

CITATION STYLE

APA

Agustini, I. G. A. R., Purwaningsih, N. K., & Dewi, D. P. M. P. (2022). Pengaruh Endorphine Massage Dan Terapi Musik Klasik (Mozart) Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Putri Di Lingkungan Kuwum. Bali Medika Jurnal, 9(3), 267–276. https://doi.org/10.36376/bmj.v9i3.289

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free