Kemanusiaan dalam falsafah hidup masyarakat Batak Toba

  • Ndona Y
N/ACitations
Citations of this article
102Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemanusiaan, zaman sekarang telah menjadi prinsip universal dalam membangun peradaban dunia. Indonesia telah menetapkan kemanusiaan sebagai salah satu sila dalam dasar negara. Kemanusiaan dalam Pancasila tidak bersumber dari pemikiran spekulatif filosofis tetapi dari nilai-nilai yang telah hidup dalam kebudayaan nusantara sejak ribuan tahun lalu. Kajian tentang kemanusiaan dalam berbagai kebudayaan nusantara akan membuat pemahaman terhadap prinsip kemanusiaan dalam sila kedua akan komprehensif dan mendalam. Tulisan ini hendak mengungkapkan pemikiran tentang kemanusiaan dalam budaya Batak Toba. Orang Toba memiliki prinsip kemanusiaan yang bersumber dari pemahaman tentang manusia yang bermartabat rajawi. Martabat luhur ini menuntut setiap orang diperlakukan secara adil dan bermartabat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ndona, Y. (2018). Kemanusiaan dalam falsafah hidup masyarakat Batak Toba. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(1), 15. https://doi.org/10.12928/citizenship.v1i1.10441

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free