KEKUDUSAN BERDASARKAN IBRANI 12:12-17 SERTA PEMULIHAN AKAR KEPAHITAN DIANTARA JEMAAT

  • Delo F
  • Shalomita A
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Memahami betapa pentingnya hidup kudus dihadapan Tuhan merupakan pemikiran yang telah mendapatkan pencerahan oleh Firman Tuhan, diperlukan komitmen untuk melakukan kehendakNya. Namun, satu hal yang merupakan musuh kesucian yang sering dianggap remeh, yaitu akar pahit. Akar kepahitan memiliki potensi untuk mencemarkan jemaat, seperti yang tertulis dalam Ibrani 12:15. Jika jemaat terus hidup dalam kepahitan, maka kepahitan itu akan meracuni orang lain disekelilingnya. Tujuan dari penelitian adalah merumuskan makna kekudusan berdasarkan Ibrani 12:12-17 serta implikasinya terhadap pemulihan akar kepahitan diantara jemaat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Studi kepustakaan adalah teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Makna kekudusan berdasarkan Ibrani 12:12-17 yaitu: (1) Mengejar kekudusan. (2) Membuang akar pahit. (3) Tidak menjadi cabul. Jemaat perlu senantiasa mendekatkan diri dengan kasih karunia Allah. Jemaat yang memiliki akar pahit dalam hatinya perlu melakukan pemulihan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Delo, F., & Shalomita, A. (2023). KEKUDUSAN BERDASARKAN IBRANI 12:12-17 SERTA PEMULIHAN AKAR KEPAHITAN DIANTARA JEMAAT. Jurnal Excelsior Pendidikan, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.51730/jep.v4i1.36

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free