Optimasi Sistem Irigasi Bawah Permukaan untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman dan Air dengan Algoritma Genetika

  • Arif C
  • Caroline M
N/ACitations
Citations of this article
81Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Optimasi dalam sistem irigasi masih menjadi persoalan dalam budidaya tanaman hortikultura yang efektif dan efisien dalam penggunaan air. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sistem irigasi bawah permukaan dalam meningkatkan produktifitas tanaman dan air dengan metode algoritma genetika (AG). Untuk mendapatkan data optimasi, skenario sistem irigasi dibagi menjadi 3 tinggi muka air (TMA) pada bak kontrol, yaitu 13 cm (TMA1), 10 cm (TMA2) dan 7 cm (TMA3). Dari hasil observasi menunjukkan bahwa produktivitas air (WP) tertinggi terjadi pada TMA2 sebesar 1,60 kg/m3, diikuti oleh TMA 3 dan TMA 1. Akan tetapi, dari hasil pemodelan AG didapatkan bahwa TMA yang optimum adalah 12,8 cm, 7 cm, 7,2 cm pada fase awal, tengah musim dan akhir musim. Dengan skenario ini akan didapatkan WP sebesar 1,96 kg/m3, dimana nilai ini 22,5 % lebih besar dibandingkan WP pada skenario TMA2. Oleh sebab itu, untuk membuktikan hasil pemodelan ini, perlu dilakukan uji lapangan

Cite

CITATION STYLE

APA

Arif, C., & Caroline, M. B. (2023). Optimasi Sistem Irigasi Bawah Permukaan untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman dan Air dengan Algoritma Genetika. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 8(02), 85–94. https://doi.org/10.29244/jsil.8.02.85-94

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free