Abstract
Tingkat konsumsi minuman kemasan sangat tinggi berdampak pada meningkatnya sampah botol plastik terutama generasi muda. generasi muda atau generasi Z kurang kesadaran terhadap edukasi tentang sampah botol plastik sebab generasi Z tumbuh di era yang penuh dengan kemudahan teknologi dan konsumsi barang sekali pakai, termasuk air kemasan, minuman ringan, dan botol sekali pakai sangat mudah dijangkau, murah, dan praktis. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat (PKM) berupa penyuluhan dalam bentuk sosialisasi green consumers menggunakan tumbler pada generasi Z di sekolah SMKS Darul Ma’arif. Penelitian ini menggunakan metode participatory action research. Jumlah populasi sebanyak 30 siswa kelas XI IPA secara purposive sampling sesuai hasil dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Kampus Mengajar. Kegiatan pengabdian masyarakat disekolah dimulai dengan persiapan, ceramah, dan pelaksanaan. Hasil yang diperoleh selama kegiatan penyuluhan tersebut yaitu peningkatan kesadaran membawa tumbler/produk (reusable) berdampak positif terhadap iklim di lingkungan disekolah, siswa dapat memainkan peran besar dalam mengurangi jejak plastik melalui pilihan-pilihan yang lebih bijak dengan pemanfaatan kembali (upcycling) dan tumbler (reusable) dapat mengurangi biaya konsumsi sehari-hari. Lebih lanjut, hal tersebut membentuk kebiasaan hidup siswa menjadi zero waste, dan mencipkatakan pola pikir ekonomis dalam memanfaatkan sampah botol
Cite
CITATION STYLE
Sanjayanti, A., & Alamsyah, M. (2025). Edukasi Green Consumers Menggunakan Tumbler pada Generasi Z sebagai Langkah Ramah Lingkungan. Jurnal PkM (Pengabdian Kepada Masyarakat), 8(1), 142. https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v8i1.27629
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.